BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Tuesday, August 3, 2010

e-government

World Bank memberikan definisi untuk istilah e-government yaitu penggunaan teknologi informasi oleh badan-badan pemerintahan yang memiliki kemampuan untuk mewujudkan hubungan dengan warga negara, pelaku bisnis dan lembaga-lembaga pemerintahan yang lain.

EZ Gov, selaku konsultan dalam penerapan e-government, memiliki pengertian penyederhanaan praktek pemerintahan dengan mempergunakan teknologi informasi dan komunikasi, dimana dari pengertian tersebut dibagi lagi menjadi dua pembidangan, yaitu :

* online sevices: adalah pemerintah menawarkan pelayanan yang lebih sederhana dan mudah kepada pihak yang terkait baik itu masyarakat maupun kepada pelaku bisnis, contohnya seperti pembayaran retribusi, pajak properti atau lisensi.

* government operations: adalah kegiatan yang dilakukan oleh pegawai pemerintah seperti electronic procurement, manajemen dokumen berbasiskan web, formulir elektronik dan hal-hal lain yang dapat disederhanakan dengan penggunaan internet.


Konsep e-government diterapkan dengan tujuan bahwa hubungan pemerintah baik dengan masyarakatnya maupun dengan pelaku bisnis dapat berlangsung secara efisien, efektif dan ekonomis.

Selain itu tujuan penerapan e-government adalah untuk mencapai suatu tata pemerintahan yang baik (good governance). Pengertian dari tata pemerintahan yang baik (good governance) menurut UNDP seperti yang dinyatakan dalam Dokumen Kebijakan UNDP yang diterbitkan pada bulan Januari 1997 dengan judul "Tata Pemerintahan Menunjang Pembangunan Manusia Berkelanjutan".


e-commerse

E-COMMERCE

Electronic commerce dikenal sebagai e-commerce atau e-bisnis terdiri dari pembelian dan penjualan produk atau jasa melalui sistem elektronik seperti internet dan lain jaringan komputer. Jumlah perdagangan dilakukan secara elektronik telah berkembang luar biasa dengan penggunaan internet yang meluas. Penggunaan perdagangan dilakukan dengan cara ini, memacu dan menggambar pada inovasi dalam transfer dana elektronik , manajemen rantai suplai , pemasaran Internet , proses transaksi online , pertukaran data elektronik (EDI),inventarisasi manajemen sistem, dan sistem pengumpulan data otomatis. Modern perdagangan elektronik biasanya menggunakan World Wide Web setidaknya di beberapa titik di transaksi itu siklus kehidupan, meskipun dapat mencakup berbagai teknologi yang lebih luas seperti e-mailjuga.

Elektronik commerce yang dilakukan antara perusahaan yang disebut sebagai bisnis-bisnis atau B2B. B2B dapat terbuka untuk semua pihak yang berkepentingan (misalnya pertukaran komoditi) atau terbatas pada spesifik, pra-kualifikasi peserta ( swasta pasar elektronik ). Elektronik commerce yang dilakukan antara perusahaan dan konsumen, di sisi lain, ini disebut sebagaibisnis-konsumen untuk atau B2C . Ini adalah jenis electronic commerce yang dilakukan oleh perusahaan seperti Amazon.com . Belanja online adalah suatu bentuk perdagangan elektronik di mana pembeli langsung online untuk penjual komputer biasanya melalui internet. Tidak ada layanan perantara. Transaksi jual beli selesai secara elektronik dan interaktif secara real-time seperti Amazon.com untuk buku-buku baru. Jika perantara hadir, maka transaksi jual beli yang disebut perdagangan elektronik seperti eBay.com .

Electronic commerce umumnya dianggap sebagai aspek penjualan e-bisnis. Ini juga terdiri dari pertukaran data untuk memfasilitasi pembiayaan dan pembayaran aspek dari transaksi bisnis.


Awalnya, perdagangan elektronik berarti fasilitasi transaksi komersial secara elektronik, menggunakan teknologi seperti Electronic Data Interchange (EDI) dan Transfer Dana Elektronik(TDE). Ini adalah kedua diperkenalkan pada akhir 1970-an, yang memungkinkan perusahaan untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik.Pertumbuhan dan penerimaan kartu kredit , anjungan tunai mandiri (ATM) dan perbankan telepon di tahun 1980-an juga bentuk perdagangan elektronik. Bentuk lain dari e-commerce adalah sistem reservasi maskapai ditandai oleh Sabre di Amerika Serikat dan Travicom di Inggris.

Dari tahun 1990-an dan seterusnya, perdagangan elektronik akan meliputi perencanaan sumber daya perusahaan sistem (ERP), data mining dan data pergudangan . Contoh awal ke-banyak-banyak elektronik perdagangan barang fisik adalah Boston Computer Exchange , sebuah pasar untuk komputer yang digunakan diluncurkan pada tahun 1982. Sebuah pasar informasi awal online, termasuk konsultasi online, adalah Pertukaran Informasi Amerika , lain Internet pra[ klarifikasi diperlukan ] sistem online diperkenalkan pada tahun 1991.

Pada tahun 1990, Tim Berners-Lee menemukan WorldWideWeb web browser dan mengubah jaringan telekomunikasi akademik ke dalam dunia orang umum sistem komunikasi sehari-hari disebut internet / www. Perusahaan komersial di internet sangat dilarang sampai tahun 1991.Meskipun Internet menjadi populer di seluruh dunia sekitar 1994, ketika internet belanja online pertama dimulai, butuh waktu sekitar lima tahun untuk memperkenalkan protokol keamanan dan DSL terus memungkinkan koneksi ke Internet. Pada akhir tahun 2000, banyak perusahaan bisnis Amerika dan Eropa menawarkan jasa mereka melalui World Wide Web . Sejak itu orang mulai mengasosiasikan kata " e-commerce "dengan kemampuan membeli berbagai barang melalui Internet menggunakan protokol aman dan layanan pembayaran elektronik.

Kontemporer elektronik commerce melibatkan segala sesuatu mulai dari pemesanan "digital" konten untuk konsumsi langsung online, untuk pemesanan barang dan jasa konvensional, untuk "meta" jasa untuk memfasilitasi jenis perdagangan elektronik.

Seorang individu bisa pergi online untuk membeli sesuatu dari buku atau bahan makanan, untuk barang-barang mahal seperti real estat. Contoh lain akan menjadi perbankan online, yaitu pembayaran tagihan secara online, membeli saham, mentransfer dana dari satu account ke account lainnya, dan memulai pembayaran kawat ke negara lain. Semua kegiatan ini dapat dilakukan dengan beberapa stroke keyboard.

Pada tingkat kelembagaan, perusahaan-perusahaan besar dan lembaga keuangan menggunakan internet untuk pertukaran data keuangan untuk memfasilitasi usaha domestik dan internasional.Integritas data dan keamanan sangat panas dan isu-isu untuk perdagangan elektronik hari ini.

Para ekonom telah berteori bahwa e-commerce harus menyebabkan harga diintensifkankompetisi , untuk meningkatkan kemampuan konsumen untuk mengumpulkan informasi tentang produk dan harga. Penelitian oleh empat ekonom di University of Chicago menemukan bahwa pertumbuhan belanja online juga mempengaruhi struktur industri di dua wilayah yang telah melihat pertumbuhan yang signifikan dalam e-commerce, toko buku dan agen perjalanan .Secara umum, perusahaan-perusahaan besar telah tumbuh dengan mengorbankan yang lebih kecil, karena mereka mampu memanfaatkan skala ekonomi dan menawarkan harga yang lebih rendah. Satunya pengecualian untuk pola ini telah terkecil kategori sangat dari penjual buku, toko-toko dengan antara satu dan empat karyawan, yang tampaknya memiliki kecenderungan bertahan.


Perdagangan elektronik e-commerse adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Faktor kunci sukses dalam e-commerce

  1. Menyediakan harga kompetitif
  2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
  3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
  4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
  5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
  6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
  7. Mempermudah kegiatan perdagangan

Masalah e-commerce

  1. Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
  2. Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.

Aplikasi bisnis

Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:

  • E-mail dan Messaging
  • Content Management Systems
  • Dokumen, spreadsheet, database
  • Akunting dan sistem keuangan
  • Informasi pengiriman dan pemesanan
  • Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
  • Sistem pembayaran domestik dan internasional
  • Newsgroup
  • On-line Shopping
  • Conferencing
  • Online Banking

Perusahaan terkenal

Perusahaan yang terkenal dalam bidang ini antara lain: eBay, Yahoo, Amazon.com, Google, dan Paypal.

Tuesday, July 27, 2010

E - Learning

E – LEARNING

PENGERTIAN E-LEARNING

E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Beberapa ahli menguraikan pengertian dari sudut pandang yang berbeda antara lain :

1. Jaya Kumar C. Koran (2002)

E-learning sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi atau bimbingan.

2. Dong (dalam Kamarga, 2002)

E-learning sebagai kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat elektronik komputer yang memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya.

3. Rosenberg (2001)

Menekankan bahwa e-learning meujuk pada pengggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

4. Darin E. Hartley (Hartley, 2001)

E-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain.

5. LearnFrame.com dalam Glossary of e-learning Terms (Glossary, 2001

E-learning adalah system pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone.

E-learning dalam arti luas mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak – pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tigkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan – perusahaan (biasanya perusahaan konsultan) yang memang bergerak di bidang penyediaan jasa e-learning untuk umum.

E-learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).

MANFAAT E-LEARNING BAGI PEMBELAJARAN

1. Lebih mudah mendapatkan materi atau info
Jika kita menggunakan sistem pembelajaran berbasis e-learning, kita akan lebih mudah untuk mencari dan mendapatkan materi atau info. Tinggal ketik apa yang kita cari, tunggu sebentar, kita langsung dapat materinya.

2. Bisa mendapatkan materi yang lebih banyak
Kita bisa mendapatkan banyak sekali materi, tidak hanya dari dalam negeri, bahkan kita bisa mencari materi yang berasal dari luar negeri yang tentunya akan menambah wawasan bagi kita dan juga bisa untuk meningkatkan hasil belajar kita.

3. Pembelajaran lebih efektif dan efisien waktu dan tenaga
Jika ada tugas, kita bisa mencari bahan yang kita butuhkan dengan cepat. Tidak harus ke sana ke mari untuk mendapatkan bahan yang kita butuhkan. Tinggal duduk di depan komputer atau laptop, lalu cari yang kita butuhkan. Setelah itu, susun tugasnya dan selesaI.

4. Dapat berinteraksi langsung dengan siapapun
Seorang mahasiswa bisa saja bertanya pada temannya materi apa yang diajarkan hari ini atau tugas apa yang diberikan, jika hari itu dia tidak bisa berangkat karena suatu alasan. Dia juga bisa bertanya langsung pada dosennya apa materi yang diajarkan tadi atau tugas apa yang diberikannya. Dalam berinteraksi, dia bisa menggunakan media tulisan. Dia mengetik apa yang akan dibicarakan atau ditanyakan kemudian dikirim ke alamat yang dituju. Dia juga bisa berinteraksi langsung, bisa bertatap muka dan berbicara langsung dengan orang yang diajak bicara. Karena kemajuan teknologi, sekarang hal itu bisa terjadi dengan alat yang bernama webcam.

5. Bisa tahu materi atau tugas lebih awal
Mahasiswa bisa melihat jadwal atau tugas yang diberikan oleh dosennya yang sudah di upload. Jadi, mahasiswa sudah tahu apa yang akan dilakukan hari ini dan dapat mempersiapkannya lebih awal.

KELEBIHAN E-LEARNING

1. Memberikan pengalaman yang menarik dan bermakna bagi peserta didik karena kemampuannya dapat berinteraksi langsung, sehingga pemahaman terhadap materi pembelajaran akan lebih bermakna, mudah dipahami, mudah diingat, dan mudah untuk diungkapkan kembali.

2. Dapat memperbaiki tingkat pemahaman dan daya ingat seseorang terhadap knowledge yang disampaikan.

3. Adanya kerjasama dalam komunitas on-line, sehingga memudahkan berlangsungnya proses transfer informasi dan komunikasi.

4. Menghemat atau mengurangi biaya pendidikan, seperti berkurangnya biaya untuk membayar pengajar atau biaya akomodasi dan transportasi peserta didik ke tempat belajar.

5. Pembelajaran dengan dukungan teknologi internet membuat pusatperhatian dalam pembelajaran tertuju pada peserta didik.

6. Meningkatkan dan mempermudah interaksi pembelajaran kapan saja dan dimana saja.

CONTOH E-LEARNING PERGURUAN TINGGI di INDONESIA

  1. Free Blog e-learning
  2. Universitas Islam Indonesia (UII)
  3. AMIKOM ELERANING CENTER
  4. Universitas Tanjungpura
  5. Universitas Lampung
  6. UNISSULA
  7. E-learning UNIMUS
  8. eLearning Board
  9. FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia
  10. e-Learning Poltekkes Padang
  11. eLearning D3TKJ PJJ Malang Joint Campus
  12. e-learning ABFI Institute Perbanas
  13. e-Learning Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia
  14. e-Learning Universitas Airlangga
  15. Universitas Kristen Maranatha

Friday, July 23, 2010

E - Banking

E-BANKING
E-banking merupakan perantara yang menghubungakan nasabah dengan bank melalui media elektronik. E - Banking dapat digunakan untuk mengakses rekening, melakukan transaksi bisnis dan mendapatkan informasi produk dan jasa bank melalui jaringan pribadi / publik, termasuk internet. Nasabah dapat mengakses E - Banking melalui komputer, ATM atau telepon.

Saluran - saluran yang telah diterapkan oleh bank - bank di Indonesia adalah :

1. ATM / Automated Teller Machine / Anjungan Tunai Mandiri

→ Merupakan saluran E - Banking yang paling kita kenal / paling populer

→ Fasilitas ATM ini dapat digunakan apabila kita memiliki kartu ATM

Kartu ATM

→ Fungsinya adalah agar kita dapat mengetahui saldo dan melakukan penarikan tunai dengan cara yang lebih mudah / praktis.

→ Selain itu, ATM juga berfungsi untuk melakukan pembayaran, pembelian, dan mentransfer uang ke ATM lain.

→ di beberapa tempat perbelanjaan, telah banyak disediakan mesin untuk mengambil uang, dan baru - baru ini, telah muncul ATM yang dapat menerima setoran uang yang dikenal dengan Cash Deposit Machine / CDM.


2. Phone Banking

→ Merupakan saluran yang memungkinkan nasabahuntuk melakukan transaksi dengan bank via telepon.

→ Awalnya melalui telepon rumah yang hanya bersifat memberikan informasi jasa/produk bank dan informasi saldo namun seiring dengan perkembangan zaman, kini dapt digunakan telepon genggam atau ada juga nomor akses khusus via HP bertarif panggilan flat yang dapat digunakan dimanapun dan dapat digunakan untuk melakukan berbagai transaksi seperti yang dapat dilakukan dengan ATM non tunai.

3. Internet Banking


→ merupakan saluran teranyar e-Banking yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi via internet dengan menggunakan komputer/PC atau PDA

→ Fitur yang dapat dilakukan sama dengan phone banking.

→ kelebihan dari Internet Banking adalah kenyamanan bertransaksi dengan tampilan menu dan informasi secara lengkap tertampang di layar komputer/PC atau PDA


4. SMS/m-Banking

→merupakan sakuran yang berevolusi lebih lanjut dari Phone Banking, yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi via HP melalui SMS.

→ Fitur yang dapat digunakan anatara lain informasi saldo rekening, pemindah bukuan antar rekening, pembayaran (kartu kredit, listrik, dan telepon), pembelian voucher, dan akses lain yang diberikan oleh bank.

→ saluran ini dapat dikategorikan praktis namun praktek di dalam masyarakat agak merumitkan karena nasabah diharuskan menghafal kode-kode transaksi dalah pengetikan SMS, kecuali pada bank yang bekerja sama dengan operator seluler menyediakan akses banking menu/ Sim Tool Kit (STK) pada simcardnya.

→→→→→→→


Di balik kemudahan e-Banking tersimpan pula risiko, untuk itu diperlukan pengaman yang baik. Lazimnya untuk ATM, nasabah diberikan kartu ATM dan kode rahasia pribadi (PIN); sedangkan untuk Phone Banking, Internet Banking, dan SMS/m-Banking, nasabah diberikan kode pengenal (userid) dan PIN. Sebagai pengaman tambahan untuk internet banking, pada bank tertentu diberikan piranti tambahan untuk mengeluarkan PIN acak/random. Sedangkan untuk SMS Banking, nasabah diminta untuk meregistrasikan nomor HP yang digunakan.
Dengan beragamnya kemudahan transaksi via e-Banking, kini pilihan ada di tangan kita untuk memanfaatkannya atau tidak. Namun mengingat tidak semua bank menyediakan layanan-layanan tersebut, maka seberapa pintarkah bank kita? Untuk dapat bertransaksi pintar, kini saatnya memilih bank pintar kita, tentunya sesuai kebutuhan transaksi.